Wah! Mycobacterium Ternyata Bisa Membuat Cerdas!

1 comment 1158 views

Reputasi Mycobacterium Sebagai Penyebab Tuberkulosis

Berdasarkan sistematik, nama mycobacterium berasal dari 2 kata bahasa latin, yakni “Myco” yang artinya jamur dan “Bacterium” yang artinya bakteri. Lantas, mengapa mycobacterium ini termasuk dalam golongan bakteri, bukan malah masuk ke dalam golongan jamur.

[Baca artikel Alasan Mengapa Kita Harus Mempelajari Mikologi untuk lebih mengenal jamur]

Alasan yang umum biasanya seperti ini

Kasat mata, mycobacterium memiliki bentuk koloni mirip koloni mold (kapang, golongan jamur berfilaman). Genus ini memiliki spesifikasi dinding sel yang mengandung asam mikolat.

Asam mikolat merupakan asam lemak berantai panjang (C60 – C90) yang dihubungkan dengan arabinogalaktan oleh ikatan glikolipid dan dengan peptidoglikan oleh jembatan fosfodiester. Asam inilah yang terlihat seolah koloni berbentuk seperti mold pada organ inangnya.

Hal di atas menyebabkan sistematik bakteri genus mycobacterium mengandung kata “Myco” yang identik dengan dunia cendawan.

Tetapi penamaan ini lebih kuat pada golongan bakterinya. Hal tersebut karena mycobacterium memiliki bentuk basil , tidak memiliki spora dan kadang tidak membentuk filamentus (Songer dan Karen, 2005).

Karena reputasinya sebagai penyebab penyakit tuberkulosis (TBC), tiap kali Anda melakukan pencarian di media internet dengan kata kunci mycobacterium, hasil pencarian langsung terarah pada mycobacterium yang bersifat patogen.

Mycobacterium

koloni Mycobacterium tuberculosis


M. tuberculosis
mempopulerkan penyakit TBC (tuberculosis) pada manusia sampai sekarang. Sehingga otomatis ketika mendengar bakteri dari kelompok mycobacterium, maka banyak yang langsung mengasumsikan bahwa spesies dari genus ini merupakan kerabatan dari bakteri patogen.Genus ini merupakan patogen yang diketahui telah menyebabkan penyakit serius pada mamalia, yakni tuberkulosis dan leprosis. Jadi lumrah saja, jika kelompok genus mycobacterium, dipandang sebagai patogen karena kepopuleran patogenitas dari kasus Mycobacterium tuberculosis.

Bacaan lanjutan  Enzim Ini Dapat Mengusir DNA Virus HIV Dari Sel!

Banyak spesies Mycobacteria tersebar luas di seluruh permukaan bumi, tetapi beberapa spesies bersifat patogen terhadap mamalia (termasuk manusia), burung, reptilia dan ikan.

Selain Mycobacterium yang menyebabkan TBC, Mycobacterium juga menyebabkan patogen di beberapa makhluk hidup lain, yakni Mycobacterium bovis dengan hospes utamanya sapi sedangkan Mycobacterium avium, bersifat patogen terhadap burung.

Mycobacterium Bukan Hanya Penyebab Penyakit, Tapi Bisa Membuat Hewan Cerdas

Pandangan masyarakat terhadap kelompok genus mycobacterium di atas sebenarnya masih salah, karena ternyata masih ada kelompok dari genus mycobacterium yang bukan merupakan patogen, yakni pada M. vaccae.

Bakteri ini merupakan genus mycobacterium yang diisolasi dari kotoran sapi.

M. vaccae adalah spesies nonpatogenic dari kelompok genus Mycobacterium yang hidup secara alami di dalam tanah. Namanya berasal dari bahasa Latin, “vacca” yang artinya sapi, karena dibiakkan dari kotoran sapi di Austria.

Alasan Mengapa Mengapa  M. tuberculosis Merupakan Patogen sedangkan M. vaccae Tidak

Alasan mengapa M.tuberculosis patogen adalah kemampuan M. tuberculosis menghasilkan katalase dan mereduksi nitrat. Hasil reduksi nitrat yang berlebih dari M. tuberculosis menjadi racun bagi sel dan jaringan yang ada di organ paru-paru.
Tubercle pada paru-paru penderita tuberculosis akibat infeksi M.tuberculosis
(Image courtesy:https://abordonseng.files.wordpress.com/)
Hal lain juga dikarenakan berdasarkan sistematik nama ilmiahnya, yakni pada M. tuberculosis memiliki arti tubercle (penggembungan atau bola-bola kecil). Tubercle ini membuat struktur organ khususnya paru-paru menjadi berubah (penuh dengan gelembung-gelembung).
Tubercle ini menggunakan oksigen yang kita konsumsi, sehingga kapasitas total konsumsi oksigen yang masuk pada paru-paru menjadi berkurang (Songer dan Karen, 2005).

Bagaimana Cara M.Vaccae Meningkatkan Kapasitas Kerja Otak?

M. vaccae menghasilkan senyawa serotonin dan norepinefrin, yakni senyawa yang dikenal memiiliki aktivitas antidepresan.Beberapa ilmuwan percaya bahwa paparan M. vaccae dapat bekerja sebagai antidepresan. Penelitian dan publikasi juga dilakukan lebih lanjut mengenai M. vaccae.

Bacaan lanjutan  One Name One Fungi: Tatacara Penamaan Cendawan

Dorothy dan jenks (2013) dari The Sage Colleges di Troy New York melaporkan bahwa  tikus yang diberi pakan dengan penambahan M. vaccae, terlihat dua kali lebih cepat gerakannya di dalam labirin dan dengan kecemasan perilaku lebih kurang dibandingkan tikus kontrol.

Mengetahui bahwa M. vaccae memiliki sifat nonpatogen maka asumsi masyarakat tentang M. vaccae harusnya bisa membuat hal positif pada beberapa kelompok genus mycobacterium. Yakni asumsi bahwa tidak semua kelompok genus mycobacterium merupakan bakteri yang patogen

Disclaimer

Artikel ini disusun berdasarkan tugas dari Prof. Antonius Suwanto untuk membuat artikel sains populer oleh Rudi Hermawan, untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistematika Mikrob Prodi Mikrobiologi, Departemen Biologi, Sekolah Pascasarjana IPB.

Artikel telah mengalami proses editing untuk menyesuaikan gaya tulisan dengan prinsip sains populer yang mudah dibaca.

Daftar Pustaka

Matthews, DM & Jenks, SM. 2013. Ingestion of Mycobacterium vaccae decreases anxiety-related behavior and improves learning in mice. Behavioural Processes, 96, 27-35.
 
Songer JG & Karen WP. 2005. Veterinary Microbiology: Bacterial and Fungal Agents of Animal Desease. Elsevier Inc: North Carolina.

Incoming search terms:

  • arti kata myco pada mycobacterium
  • dimana terdapat mycobacterium vaccae
  • spora dari mikobakterium
  • thermotoga
author
Author: 
Laila Karomah yang lebih sering berpetualang di dunia maya sebagai evilgenius, merupakan mahasiswi Mikrobiologi Institut Pertanian Bogor. Bidang yang digemari oleh pegiat IT otodidak ini adalah mikrobiologi kesehatan, mikrobiologi lingkungan, bioteknologi mikrob, dan enzimologi.
  1. Bakteri Penghasil Emas Ini Bisa Membuatmu Kaya Raya! - Master Mikrobiologi2 years ago

    […] bagi manusia, seperti bakteri Clostrudium novyi NT yang digunakan sebagai agen antikanker, bakteri yang bisa membuat pintar bahkan diharapkan mampu menghasilkan energi listrik dimasa […]

    Reply

Leave a reply "Wah! Mycobacterium Ternyata Bisa Membuat Cerdas!"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.