Mikrobiologi Lingkungan – Memanfaatkan Mikrob Untuk Kesejahteraan Manusia

Anda pasti pernah mendengar slogan ‘bahan aktif bioenzim’ dari beberapa detergen merk terkenal beberapa waktu ini. Meski sebenarnya jargon tersebut salah, karena enzim sendiri merupakan biokatalis, memang benar adanya, keberadaan enzim yang mampu membantu Anda mencuci pakaian lebih bersih. Penemuan ini adalah salah satu dari kajian ilmu Mikrobiologi Lingkungan!
Bukan itu saja, bahan radioaktif uranium ternyata mampu dieliminasi dari alam secara aman dan natural oleh bakteri Geobacter, juga berkat ketekunan ilmuwan dari bidang Mikrobiologi Lingkungan.
[baca artikel lengkap Geobacter: Geobacter Org ]

Pengertian, Sejarah dan Fokus Kajian Mikrobiologi Lingkungan

Pengertian Mikrobiologi Lingkungan

Mikrobiologi lingkungan atau enviromental microbiology adalah cabang dari ilmu mikrobiologi yang mempelajari interaksi, perilaku, aktivitas serta peranan mikroorganisme pada berbagai ekosistem seperti perairan, terestrial dan udara.
Pengertian diatas memang sama dengan Ekologi Mikrob. Namun, Mikrobiologi lingkungan lebih fokus pada memanfaatkan potensi mikrob serta meminimalisir dampak negatif yang dimilikinya untuk kesejahteraan umat manusia.

Sejarah dan Fokus Kajian Mikrobiologi Lingkungan

Kualitas Air dan Pencegahan Penyakit Adalah Penggerak Awal Mikrobiologi Lingkungan Modern

Mikrobiologi Lingkungan mulai menggeliat pada tahun 1970an yang dipicu oleh dua masalah lingkungan dan kesehatan yang melibatkan mikroorganisme.
Sebelum periode 1970 tersebut, penyebaran penyakit via air, udara dan makanan yang marak terjadi bahkan hingga saat ini. Mendorong bidang ilmu ini melahirkan metode desinfeksi dan penyaringan sumber air sebelum dikonsumsi, hingga beberapa bakteri patogen mati dan mampu mereduksi kasus kolera dan tifus.
Namun pada periode 1960, para ilmuwan mulai menyadari bahwa penyebab penyakit yang mampu ditransmisikan oleh air bukan hanya bakteri saja, ada beberapa agen patogen seperti virus Norwalk dan protozoa parasit Giardia yang mampu bertahan dari proses desinfeksi. Belum lagi 10% hingga 50% mikroorganisme penyebab penyakit lain yang belum dapat diidentifikasi.
Faktor sejarah lain yang menjadi pokok kajian dari Mikrobiologi lingkungan adalah penyebaran penyakit melalui bahan makanan (food-borne). Salah satu kasus yang terkenal adalah serangan protozoa Cyclospora yang ditularkan oleh buah Raspberry yang di-import oleh warga USA dari Guatemala.
Raspberry yang terserang Cyclospora membuat Warga Amerika terserang penyakit pada tahun 1996
Menentukan keberadaan dan peranan dari mikroorganisme patogen pada lingkungan perairan, tanah dan udara adalah penggerak utama dari mikrobiologi lingkungan hingga beberapa dekade kedepan. 

Mikrob Sebagai Agen Remediasi yang Mengeliminir Limbah Berbahaya Serta Membantu Proses Pertambangan Sumberdaya Alam

Bukan hanya serangan mikroorganisme patogen yang mengancam kesehatan manusia. Keberadaan limbah dengan pengelolaan buruk juga dapat mencemari air, terakumulasi dalam jaring-jaring makanan dan mengganggu keseimbangan ekosistem. Total biaya yang dikeluarkan untuk meremediasi polutan tersebut dapat mencapai $ 1 Triliun pertahun!
Ilmuwan Mikrobiologi Lingkungan kemudian menyadari bahwa ada mikroorganisme yang mampu hidup pada lingkungan tercemar sekaligus memanen energi dari kontaminan yang membahayakan lingkungan tersebut. Pemanenan energi tersebut juga diikuti oleh tereliminasinya zat-zat berbahaya dari lingkungan.
Salah satu sumber mikrob peremediasi arsenik yang beracun
Pemanfaatan mikroorganisme yang mampu hidup pada lingkungan tercemar sekaligus meremediasi polutan pada area tersebut ternyata memiliki efisiensi yang tinggi secara ekonomis lebih murah dibandingkan remediasi fisika dan kimiawi tradisional.

Studi Mikrobiologi Lingkungan Adalah Untuk Memaksimalkan Potensi Mikroorganisme dan Menanggulangi Bahaya yang Mereka Bawa

Berbagai perangkat dan metodologi molekuler seperti polymerase chain reactions (PCR), gene probes, gene cloning, dan metode sekuensing seperti Klasifikasi Molekuler Berbasis Sekuensing 16S rRNA mampu membantu ilmuwan Mikrobiologi Lingkungan menemukan, mempelajari dan memaksimalkan potensi dari mikroorganisme pada lingkungan serta mendeteksi secara tepat waktu dan mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme dengan berbagai metode mutakhir.

Mikrobiologi Lingkungan Modern

Fokus kajian mikrobiologi lingkungan modern sudah jauh berkembang dari sekedar mempelajari patogen atau bioremediasi. Sedikitnya ada 10 cabang Mikrobiologi Lingkungan yang telah berkembang. 
10 cabang dari Mikrobiologi Lingkungan tersebut antara lain:
  • Aeromicrobiology: Mengumpulkan data dan mendeteksi patogen yang ditransmisikan udara serta pergerakan mikroorganisme tersebut dalam aerosol 
  • Agrikultur, mikrobiologi tanah: Mempelajari dan memanfaatkan mikroorganisme yang berperan dalam siklus materi untuk meningkatkan kesuburan tanah, hasil panen dan mengendalikan hama
  • Biogeokimia: Mempelajari peranan mikroorganisme dalam siklus materi, kontrol lingkungan pada pertambangan dan fiksasi nitrogen yang mengalami gangguan serius
  • Bioteknologi: Mendeteksi patogen dan mikroorganisme lain beserta aktivitas mereka dilingkungan serta serangkaian rekayasa genetik
  • Kualitas pangan: Mendeteksi dan mengeliminasi patogen yang mencemari pangan
  • Produksi bahan baku industri: Mempelajari mikrob yang mampu memproduksi bahan baku industri seperti produksi alkohol oleh khamir dan selulosa murni oleh Acetobacter xylinum
  • Proses pertambangan: Mendeteksi sumber minyak bumi atau memaksimalkan recovery logam pertambangan dengan mikrob tertentu
  • Pengelolaan limbah perairan: Memanfaatkan mikroorganisme remediator untuk mengeliminasi limbah dan mendeteksi serta membutuh patogen dalam limbah tersebut
  • Kontrol kualitas air: Mengeliminasi kontaminasi bahan organik/anorganik dan mendeteksi serta mengeliminasi patogen

Sumber Pustaka

Artikel ini disadur dari diktat Kuliah Mikrobiologi Lingkungan yang bersumber dari Environmental Microbiology edited by Ian L. Pepper, Charles P. Gerba, Terry J. Gentry 

Incoming search terms:

  • mikrobiologi lingkungan
  • perbedaan ilmu mikrobiologi dan mikrobiologi lingkungan
  • mikrobiolgi lingkungan
  • microbiologi lingkungan
  • Microbiologi kesehatan lingkungan
  • Makalah mikro bilogi fi bidang lingkungan
  • hubungan mikrobiologi dengan lingkungan
  • bakteri yang berperan dalam kesuburan tanah pangan kesehatan energi dan lingkungan
  • artikel mikrobiologi
  • apa yang dimaksud dengan mikrobiologi dan lingkungan
Bacaan lanjutan  Cara Mencegah Bakteri Patogen Dengan Quorum Quenching
author
Author: 
Laila Karomah yang lebih sering berpetualang di dunia maya sebagai evilgenius, merupakan mahasiswi Mikrobiologi Institut Pertanian Bogor. Bidang yang digemari oleh pegiat IT otodidak ini adalah mikrobiologi kesehatan, mikrobiologi lingkungan, bioteknologi mikrob, dan enzimologi.
  1. Mikrobiologi Air Minum Kemasan: Kasus Cemaran Bakteri AMK Kanada - Master Mikrobiologi2 years ago

    […] Bacaan Terkait: Mikrobiologi Lingkungan […]

    Reply
  2. Pengantar Mikrobiologi Lingkungan – Mikrobiologi Lingkungan4 months ago

    […] ini disadur dari https://mikrobio.net/mikrobiologi-lingkungan/mikrobiologi-lingkungan-memanfaatkan-mikrob-untuk-kesej… yang bersumber dari Environmental Microbiology edited by Ian L. Pepper, Charles P. Gerba, Terry J. […]

    Reply

Leave a reply "Mikrobiologi Lingkungan – Memanfaatkan Mikrob Untuk Kesejahteraan Manusia"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.