17 Manfaat Bakteri Probiotik Bagi Kesehatan Manusia

1 comment 3263 views

Mengenal Bakteri Probiotik

Definisi dan Contoh Makanan yang Mengandung Probiotik

Bakteri probiotik adalah jenis-jenis ‘bakteri baik’ yang jika berada pada jumlah banyak, yang dapat meningkatkan kesehatan inangnya (FAO dan WHO, 2002).  Meski kebanyakan probiotik yang dikenal adalah bakteri, beberapa mikroorganisme lain seperti Saccharomyces boulardii, dari kelompok khamir (Kingdom Fungi, cendawan) juga termasuk probiotik.

bakteri probiotik

Yogurt, salah satu produk makanan olahan susu yang mengandung bakteri probiotik

Jika dibandingkan dengan obat maupun suplemen lain, probiotik umumnya lebih populer dikalangan masyarakat. Hal ini terjadi karena probiotik dapat dikonsumsi sebagai produk makanan maupun minuman yang menyegarkan. Produk makanan dan minuman tersebut mengandung probiotik akibat proses pembuatannya yang melibatkan mikroorganisme tertentu. Contoh dari makanan atau minuman yang kaya akan probiotik adalah:

  • Tempe
  • Susu fermentasi Yakult, kefir dan Yogurt.
  • Sayuran fermentasi (Asinan, Kimchi)

Sedangkan contoh-contoh bakteri baik yang berperan sebagai probiotik dan telah dikenal luas antara lain:

  • Lactobacillus rhamnosus GG
  • L. acidophilus
  • L. casei
  • Bifidobacterium ssp.
  • Streptococcus ssp.

Meski telah banyak masyarakat luas yang mengetahui manfaat dari bakteri atau mikroorganisme probiotik, namun masih banyak yang belum mengetahui mekanisme kerja probiotik dalam meningkatkan kesehatan. Terutama peranan probiotik dalam meningkatkan kesehatan manusia.

Dewasa ini, manfaat dari bakteri probiotik yang diketahui hanyalah manfaatnya sebagai penjaga kesehatan saluran pencernaan saja. Padahal probiotik memiliki peran yang lebih luas. Misalnya manfaat probiotik sebagai peningkat imunitas. Bahkan sebagai agensia hayati yang melindungi inangnya dari ancaman kanker.

Bacaan lanjutan  Mekanisme Probiotik Menurunkan Kolesterol Darah

Berikut beberapa manfaat bakteri probiotik bagi kesehatan manusia.

Manfaat Probiotik Bagi Kesehatan Manusia

Probiotik Sebagai Penjaga Kesehatan dan Kelancaran Kinerja Saluran Pencernaan

Manfaat mikroorganisme baik ini pertama kali dikenal sebagai penjaga kesehatan saluran pencernaan. Probiotik yang dikonsumsi secara teratur dapat berperan sebagai imunomodulator, pemicu sistem imun yang akan memerangi organisme patogen (Hermarajata dan Versalovic, 2013).

Manfaat mikrob probiotik adalah sebagai berikut:

Memicu produksi β-defensin dan IgA inang. Kedua senyawa tersebut merupakan senyawa antimikrob dan antibodi yang mengenali mikroorganisme asing.

  1. Memicu produksi mukus (lendir) dan hubungan antar sel epitel saluran pencernaan (tight junction). Keduanya merupakan pagar yang mencegah masuknya mikroorganisme patogen dari saluran pencernaan kedalam peredaran darah.
  2. Memicu produksi sitokin yang mengaktifkan serta membuat sistem imun tubuh lebih cepat tanggap akan serangan mikrob patogen maupun penyebab penyakit lain.
  3. Menempel di permukaan dalam saluran pencernaan. Hal ini menyebabkan mikrob patogen atau parasit tidak memiliki kesempatan untuk menemukan tempat hidup.
bakteri probiotik

Sumber: Thomas and Versalovic (2010)

Kemampuan probiotik menghambat pertumbuhan mikrob patogen dan meningkatkan kesiagaan imunitas inilah yang membuat probiotik memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan manusia antara lain:

  1. Mampu mencegah diare yang disebabkan bakteri patogen Clostridium difficile dan virus dari kelompok Rotavirus
  2. Mampu menjaga keasaman dan keseimbangan mikrobiota vagina hingga mencegah keputihan, infeksi saluran kemih serta inflamasi pada saluran reproduksi wanita yang dapat meningkatkan resiko serangan kanker serviks
  3. Menjaga kesehatan usus dan organ dari sistem organ pencernaan lain

Manfaat Probiotik dalam Menurunkan Kolesterol dalam Darah

Probiotik menurunkan kolesterol dalam darah dengan kemampuannya mengubah kolesterol menjadi substansi lain atau menggunakan kolesterol tersebut untuk kehidupannya. Pemanfaatan senyawa kolesterol oleh bakteri probiotik tersebut akan membuat kadar kolesterol yang diserap dari makanan akan lebih sedikit. begitu pula dengan kadar kolesterol dalam darah.

Bacaan lanjutan  Teixobactin : Antibiotik Baru Yang Membunuh Bakteri Tanpa Menimbulkan Resistensi

Begini mekanismenya.

  1. Probiotik akan mengasimilasi dan menggunakan kolesterol dari makanan sebagai bahan baku pertumbuhannya. Liong dan Shah (2005) menemukan bahwa bakteri baik Lactobacillus mampu menyerap kolesterol sebanyak 12.03 hingga 32.25 μg/mL. Kolesterol tersebut kemudian digunakan untuk membangun dinding sel dan membran sel bakteri tersebut.
  2. Probiotik dapat menghasilkan enzim bile-acid hidrolase yang dapat memecah asam empedu. Oleh karena itu, tubuh akan membuat asam empedu baru dengan memanfaatkan kolesterol yang terkandung dalam darah. Tentu saja, proses ini akan menyebabkan kadar kolesterol darah menurun.
  3. Probiotik akan memanfaatkan kolesterol sebagai sumber energi dan mengubahnya menjadi koprostranol. Senyawa ini tidak dapat diserap tubuh, hingga jumlah kolesterol yang diserap dari makanan oleh usus akan lebih sedikit.

Peran Probiotik dalam Mencegah Kanker

Probiotik juga terbukti secara observatif mampu mencegah dan membatasi pertumbuhan tumor dan kanker dalam tubuh. Mekanismenya adalah sebagai berikut:

  1. Memicu sistem imun hingga imunitas tubuh dapat dengan sigap membunuh sel tumor
  2. Menjaga keseimbangan mikrobiota dalam saluran pencernaan. Terutama menekan mikrob yang dapat memicu timbulnya kanker (Bacaan lanjut:Oncobiome: Mikroorganisme Pemicu Kanker dalam Tubuh). Misalnya bakteri Heliobacter pylori
  3. Menghambat enzim-enzim prokarsinogen (Bacaan lanjut: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23368917)
  4. Menghambat terjadinya inflamasi yang biasanya dapat menjadi awal pertumbuhan kanker
  5. Menghasilkan antioksidan yang memerangi radikal bebas pemicu kanker. Antioksidan juga memiliki peran dalam proses apoptosis (kematian sel terprogram) sel kanker
  6. Menghambat proliferasi (pertumbuhan sel yang berlangsung cepat) dan penyebaran sel kanker

Manfaat Bakteri Probiotik Sebagai Antitoksisitas Antiradiasi Biologis Terapi Kanker

Umumnya kanker diobati dengan mengaplikasikan sinar radioaktif pada penderita kanker. Hal ini juga menyebabkan dampak negatif pada sang pasien karena dapat menginduksi kerusakan jaringan. Probiotik dapat melindungi jaringan yang terpapar radiasi zat radioaktif dan mencegah toksisitas agen kemoterapi.

Bacaan lanjutan  Teixobactin : Antibiotik Baru Yang Membunuh Bakteri Tanpa Menimbulkan Resistensi

Probiotik, seperti yang telah dijelaskan pada section sebelumnya, mampu meningkatkan ikatan antar sel pada jaringan epitel dan mampu membuat barrier dipermukaan sel. Dua faktor tersebut dapat menjadi alasan mengapa probiotik terbukti mampu mempertahankan keutuhan jaringan epitel usus tikus yang diinduksi kanker dan diradiasi dengan sinar radioaktif. Hal tersebut juga dapat melindungi dari serangan bakteri patogen oportunis yang dapat menyebabkan diare pada penderita kanker yang diobati dengan radiasi.

Daftar Pustaka

 

FAO/WHO Working Group. London, Ontario, Canada: 2002. Guidelines for the evaluation of probiotics in food. Report of a joint FAO/WHO working group on drafting guidelines for the evaluation of probiotics in food. Available online: ftp://ftp.fao.org/es/esn/food/wgreport2.pdf

Hemarajata, P., & Versalovic, J. (2013). Effects of probiotics on gut microbiota: mechanisms of intestinal immunomodulation and neuromodulation. Therapeutic Advances in Gastroenterology6(1), 39–51. http://doi.org/10.1177/1756283X12459294Ai-Qun Yu & Lianqin Li (2016): The Potential Role of Probiotics in Cancer Prevention and Treatment, Nutrition and Cancer, DOI: 10.1080/01635581.2016.1158300.

Juntunen, M., Kirjavainen, P. V., Ouwehand, A. C., Salminen, S. J., & Isolauri, E. (2001). Adherence of Probiotic Bacteria to Human Intestinal Mucus in Healthy Infants and during Rotavirus Infection. Clinical and Diagnostic Laboratory Immunology8(2), 293–296. http://doi.org/10.1128/CDLI.8.2.293-296.2001

Ki Y, Kim W, Cho H, Ahn K, Choi Y, Kim D. The Effect of Probiotics for Preventing Radiation-Induced Morphological Changes in Intestinal Mucosa of Rats. Journal of Korean Medical Science. 2014;29(10):1372-1378. doi:10.3346/jkms.2014.29.10.1372.

Thomas, C. M., & Versalovic, J. (2010). Probiotics-host communication: Modulation of signaling pathways in the intestine. Gut Microbes1(3), 148–163. http://doi.org/10.4161/gmic.1.3.11712

 

Incoming search terms:

  • bakteri probiotik
  • mikrobiologi kesehatan
  • mikrobiologi kesehatan adalah
  • contoh bakteri probiotik
  • mikroba probiotik
  • mikrobiologi dalam kesehatan
  • bakteru probiotik
  • yang termasuk bakteri probiotik
  • bakteri probiotik sistem pencernaan
  • Bakteri probiotik di
author
Author: 
Laila Karomah yang lebih sering berpetualang di dunia maya sebagai evilgenius, merupakan mahasiswi Mikrobiologi Institut Pertanian Bogor. Bidang yang digemari oleh pegiat IT otodidak ini adalah mikrobiologi kesehatan, mikrobiologi lingkungan, bioteknologi mikrob, dan enzimologi.
  1. Cara Menjaga Kesehatan Usus2 months ago

    […] tubuh dan hal ini juga sudah banyak sekali dibenarkan. Olahraga secara rutin mampu menghasilkan bakteri probiotik yang mampu meningkat dengan cepat. Dan bakreti ini sudah dikenal sangat bermanfaat untuk sistem […]

    Reply

Leave a reply "17 Manfaat Bakteri Probiotik Bagi Kesehatan Manusia"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.