Hijaber Tidak Perlu Khawatir, Akan Ada Probiotik Pencegah Ketombe!

Manusia memang merupakan makroorganisme. Meski demikian, kehidupan manusia tidak dapat dilepaskan dari mikroorganisme dalam tubuh atau mikrobiota manusia. Telah banyak laporan dan pembahasan tentang pengaruh mikrobiota manusia pada kehidupan inangnya. Mikrobiota, terutama bakteri dapat mempengaruhi pencernaan, metabolisme, bahkan menjadi faktor yang menentukan apakah Anda akan terkena ketombe atau tidak. Jadi, bukan hanya kondisi tertentu, misalnya menggunakan hijab, yang membuat ketombe muncul.

Ketombe adalah masalah kesehatan kulit kepala yang menjangkiti 50 persen penduduk di seluruh dunia. Selama ini, yang ditengarai sebagai penyebab munculnya ketombe adalah mikroorganisme seperti bakteri dan cendawan. Meski demikian, jenis dari bakteri maupun cendawan manakah kambing hitam timbulnya ketombe, belum diketahui hingga saat ini.

Adalah sekelompok ilmuwan dari Jiao Tong University, yang meneliti tentang mikrobiota kulit kepala penyebab ketombe dengan 59 responden. Seluruh responden tersebut tidak mencuci rambut atau berkeramas selama 48 jam. Kelompok tersebut selanjutnya dibagi menjadi dua kelompok kecil yakni kelompok responden berketombe dan yang tidak berketombe. Selanjutnya, dilakukan analisis komunitas mikroorganisme pada kulit kepala masing-masing responden. Setelah itu, jenis-jenis bakteri dan cendawan kedua kelompok tersebut dibandingkan.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kemunculan ketombe berkolerasi dengan jenis dan jumlah bakteri tertentu. Ditemukan dua jenis bakteri yang mendominasi kulit kepala. Kedua bakteri tersebut adalah Propionibacterium dan Staphylococcus. Kedua jenis bakteri ini juga dapat ditemukan pada bagian kulit lain. Meski demikian, jumlah dan proporsi keduanya akan menentukan apakah Anda akan terserang ketombe atau tidak.

Pada kelompok yang memiliki kulit kepala sehat tanpa ketombe, bakteri yang dominan adalah Propiniobacterium dan hanya sedikit anggota kelompok Staphylococcus yang hidup pada kulit kepala. Sedangkan pada mereka yang terserang ketombe, kelompok Staphylococcus mendominasi dan hanya sedikit anggota Propiniobacterium yang berhasil terdeteksi.

bakteri penyebab ketombe

Perbandingan bakteri pada kulit kepala yang sehat dan berketombe (sumber : https://www.popsci.com/)

Jadi, faktor apa yang membuat Propiniobacterium ‘betah’ dikulit kepala akan mencegah timbulnya ketombe. Faktor tersebut antara lain adanya sebum, kumpulan kulit mati yang mengandung minyak sebagai makanan sang bakteri dan kelembaban yang optimal bagi pertumbuhannya. Jika keduanya terpenuhi, maka jumlah bakteri Propiniobacteria akan makin banyak dan mencegah timbulnya ketombe.

Bacaan lanjutan  Bakteri Penghasil Emas Ini Bisa Membuatmu Kaya Raya!

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, banyak hal yang dapat dikembangkan. Misalnya, pembuatan formulasi sampo atau produk perawatan rambut dan kulit kepala lain yang mengandung prebiotik untuk pertumbuhan Propiniobacterium yang tidak dapat digunakan bahkan menghambat pertumbuhan Staphylococcus.

Selain prebiotik makanan Propiniobacterium, ide lain yang mungkin dikembangkan adalah pemanfaatan Propiniobacterium sebagai bakteri probiotik. Probiotik berbahan dasar Propiniobacterium tersebut dapat diaplikasikan pada kulit kepala selayaknya serum rambut atau produk perawatan kulit kepala lain.

Solusi lain adalah merancang hijab yang dapat menjaga sirkulasi dan kelembaban kulit kepala dengan baik. Dengan demikian, wanita berhijab yang khawatir akan ketombe dapat terselesaikan masalahnya. Saat ini sudah banyak jenis dan model hijab di blibli.com yang terbuat dari bahan yang breathable. Bahan ini memungkinkan sirkulasi udara dan kelembaban tidak terhalang oleh material kain. Dengan demikian, diharapkan lebih banyak Propiniobacterium yang tumbuh, sehingga tidak ada lagi ketombe di kulit kepala Anda!

author
Author: 
Laila Karomah yang lebih sering berpetualang di dunia maya sebagai evilgenius, merupakan mahasiswi Mikrobiologi Institut Pertanian Bogor. Bidang yang digemari oleh pegiat IT otodidak ini adalah mikrobiologi kesehatan, mikrobiologi lingkungan, bioteknologi mikrob, dan enzimologi.
  1. Review Earphone Bass Terbaik JVC Xtreme Xplosives (HA-FX1X) - Evilgenius's Blog4 weeks ago

    […] Review Earphone bass terbaik – Beberapa saat lalu, saya mendapatkan voucher belanja Blibli.com sebesar Rp.160.00. Voucher tersebut diberikan sebagai komisi artikel saya di mikrobio.net yakni ‘Hijaber Tidak Perlu Khawatir, Akan Ada Probiotik Pencegah Ketombe!’ […]

    Reply

Leave a reply "Hijaber Tidak Perlu Khawatir, Akan Ada Probiotik Pencegah Ketombe!"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.