Kerusakan DNA, Mutasi dan DNA Repair – Mekanisme Perbaikan DNA Pada Mikroorganisme

Definisi DNA Repair – Perbaikan DNA Pada Mikroorganisme

Mekanisme perbaikan DNA (DNA repair) adalah proses pembuangan dan koreksi urutan basa penyusun DNA yang mengalami kerusakan akibat paparan zat kimia atau induksi fisika atau yang biasa disebut dengan mutagen.

Bukti Bahwa Makhluk Hidup, Termasuk Mikroorganisme Memiliki Mekanisme Perbaikan DNA

Ada alasan mengapa sel-sel makhluk hidup dapat bertahan dari radiasi sinar matahari, terutama UV yang dapat membuat DNA mengalami kerusakan struktur.
Bukti observatifnya bisa Anda perhatikan pada grafik berikut:
grafik dna repair
Pada grafik yang di-capture dari buku Microbial Genetics – DNA Mutagenesis and Repair karangan Larry Snyder tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa:

Saat dipaparkan pada zat atau treatment lain yang dapat memicu mutasi genetik (kerusakan DNA), sel yang secara alami memiliki kemampuan untuk me-repair atau memberbaiki kerusakan DNA tersebut mempunyai viabilitas atau kemampuan hidup yang kebih lama dibandingkan sel yang tidak mempunyai kemampuan tersebut

Mutasi DNA: Jenis-Jenis dan Penyebab Berubahnya Susunan DNA

Pengertian Mutasi, Mutan dan Mutagen

Mutasi adalah perubahan susunan basa nukleotida pada suatu untai DNA yang dapat diturunkan. Perubahan susunan atau urutan basa ini umumnya juga mengubah struktur protein yang disandikan oleh gen tersebut.
Sel atau organisme yang mengalami mutasi disebut mutan. Sedangkan organisme yang tidak mengalami mutasi disebut wild type. Pada dunia genetika mikrob, fenomena mutan dan wild type dapat diketahui dari bakteri prototrofik dan auxotrofik.
Bakteri prototrofik merupakan wildtype yang memiliki kemampuan untuk tumbuh pada medium dengan nutrisi minimal (Berisi garam mineral dan sumber karbon atau nitrogen sederhana), sedangkan bakteri auxotrofik tidak karena terjadi serangkaian mutasi yang menghilangkan kemampuan untuk menyintesis, contohnya asam amino tertentu hingga harus ditumbuhkan pada media yang kaya nutrisi organik.
Mutasi umumnya dapat terjadi karena kesalahan kerja DNA Polimerase saat replikasi, peristiwa mutasi ini disebut mutasi spontan. Sedangkan apabila terjadi mutasi akibat zat kimia atau agen yang dapat menyebabkan kerusakan DNA, disebut mutasi terinduksi.
Zat kimia atau agen fisik penginduksi mutasi disebut Mutagen. Contoh mutagen terkenal adalah sinar ultraviolet atau zat karsinogen yang timbul dalam proses pengolahan makanan yang disebut akrilamid.
Umumnya zat yang bersifat karsinogen atau memicu timbulnya kanker adalah mutagen, namun tidak semua mutagen yang bersifat karsinogen dan tidak semua karsinogen adalah mutagen (x_x).

Macam Kerusakan DNA, Jenis Mutasi dan Penyebabnya

Macam-macam Kerusakan Pada DNA Makhluk Hidup

Kerusakan yang terjadi pada DNA dapat dikelompokkan berdasarkan

Pencarian terkait:

8 thoughts on “Kerusakan DNA, Mutasi dan DNA Repair – Mekanisme Perbaikan DNA Pada Mikroorganisme”

  1. Langgeng Priyanto

    Kalau mekanisme kerusakan dna sperma gimana ya. trimakasih

    Reply
  2. Pingback: - Mikrobio.ID

Leave a Comment