Siklus Glioksilat Lengkap – Langkah Reaksi dan Regulasi

Siklus glikosilat adalah siklus variasi siklus krebs dimana asetil-koA diubah menjadi glioksilat dan langsung dikonversi menjadi malat. Siklus glioksilat merupakan siklus yang ditempuh apabila suatu organisme tidak mampu menyuplai intermediet yang dibutuhkan dalam Siklus Krebs karena ketidakmampuan organisme tersebut melakukan metabolisme yang menghasilkan PEP atau asam piruvat via sekuens anaplerotik. Siklus inilah yang memungkinkan bakteri hidup dalam kondisi miskin glukosa dan biomolekul utama lain (e.g asam amino dan lipid).

 

siklus glioksilat

siklus glioksilat dan enzim yang terlibat

Siklus glioksilat juga dinyatakan sebagai siklus yang berperan dalam glukoneogenesis atau pembentukan glukosa dari suksinat dengan memanfaatkan beberapa substrat seperti asam lemak (yang dioksidasi menjadi Asetil CoA) dan asam asetat.

Langkah-langkah dalam Siklus Glioksilat

Ada dua reaksi utama dalam siklus glioksilat. Reaksi pertama adalah pemecahan isositrat dan diikuti oleh reaksi pembentukan malat.
Rinciannya adalah sebagai berikut:

Pembentukan Suksinat

Isositrat dipecah menjadi suksinat dan glioksilat oleh enzim isositrat lyase. Pada proses ini reaksi dehidrogenasi isositrat dan α-ketoglutarate oleh isocitrate dehydrogenase dan α-ketoglutarate dehydrogenase dilewati hingga kehilangan karbon via pelepasan dua molekul CO2 dapat dihindari.

Pembentukan Malat

Reaksi kedua melibatkan glioksilat yang direaksikan dengan Asetil-CoA membentuk malat yang dikatalis oleh enzim malate synthase. Seperti pada citrate synthase, enzim ini diaktivasi oleh hidrolisis Coenzim A.

Selanjutnya malat mengalami reaksi dehidrogenasi oleh enzim malat dehidrogenase oksaloasetat. Oksaloasetat akan didekarboksilasi dan difosforilasi menjadi PEP yang akan masuk ke jalur glukoneogenesis

Jika Anda memperhatikan skema siklus glioksilat diatas, Anda akan memahami jika siklus ini akan memungkinkan sel bakteri dapat hidup pada lingkungan yang miskin glukosa, namun tetap memiliki sejumlah molekul lain seperti asam sitrat.
Jadi enzim kunci dalam siklus glioksilat adalah isositrat lyase yang memecah isositrat menjadi suksinat dan glikosilat dan enzim malat synthase yang menyintesis malat dari glioksilat dan Coenzim A.

Hasil Reaksi Siklus Glioksilat

Hasil reaksi siklus glioksilat lebih sedikit dari hasil energi Siklus Krebs. Ringkasan reaksi ini adalah:
2CH3–CO-CoA+ 3H2O + FAD —–> C4H6O5 + FADH2 + 2CoA-SH
 

Regulasi Siklus Glioksilat

Pada media kaya asetat, enzim dari siklus krebs yakni isositrat dehidrogenase diinaktivasi via fosforilasi. Asetat juga mengaktifkan enzim yang berperan dari siklus glioksilat. Selain itu, konsentrasi isositrat yang tinggi dalam sel dibutuhkan oleh isositrat lyase untuk memulai reaksi.

 
 
 

Incoming search terms:

  • Siklus glioksilat
  • daur glioksilat
  • daur glikosilat
  • siklus glioksilat adalah
  • glioksilat
  • siklus glikosilat
  • pengertian siklus glioksilat
  • fubgsi glioksisom dalam lintas glioksilat
  • fungsi glioksisom dalam lintas glioksilat
  • siklus glioksalat
Bacaan lanjutan  Transduksi Sinyal Pada Mikroorganisme
author
Author: 
Laila Karomah yang lebih sering berpetualang di dunia maya sebagai evilgenius, merupakan mahasiswi Mikrobiologi Institut Pertanian Bogor. Bidang yang digemari oleh pegiat IT otodidak ini adalah mikrobiologi kesehatan, mikrobiologi lingkungan, bioteknologi mikrob, dan enzimologi.

Leave a reply "Siklus Glioksilat Lengkap – Langkah Reaksi dan Regulasi"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.