Rekayasa Genetika Pada Escherichia coli Untuk Produksi Protein Benang Laba-laba

Rekayasa Genetika Pada Escherichia coli Untuk Produksi Protein Benang Laba-laba

Spider silk (benang laba-laba) merupakan material yang kuat dan elastis. Material ini 5 kali lebih kuat dibandingkan baja dalam satuan berat yang sama dan 3 kali lebih kuat dibandingkan serat sintesis berkualitas tinggi.
Spider silk terdiri atas 2 protein utama, yaitu spidroin 1 (MaSp1) dan spidroin 2 (MaSp2). Polimer ini merupakan susunan asam amino berulang yang banyak mengandung alanin dan glisin, dan diapit oleh susunan ±100 asam amino yang beragam.

Read moreRekayasa Genetika Pada Escherichia coli Untuk Produksi Protein Benang Laba-laba

Metode Isolasi Plasmid dengan Metode Alkaline Lysis

Metode Isolasi Plasmid dengan Metode Alkaline Lysis : Langkah dan Prinsip Isolasi Plasmid Bakteri

Kultur dan Pemanenan Sel Bakteri Untuk Isolasi DNA Plasmid

Untuk mengisolasi plasmid bakteri, tentu saja Anda harus mengkulturkan bakteri tersebut pada bakteri yang mengandung nutrisi tinggi, umumnya medium yang digunakan adalah medium Luria Bertani (LB).
Pada buku Molecular Genetics yang ditulis oleh Sambrook dkk, 1 buah koloni tunggal bakteri ditumbuhkan pada medium LB (dengan volume 2-10 mL) dan diinkubasi pada shaker inkubator (150 rpm) suhu 37ºC semalaman.

Read moreMetode Isolasi Plasmid dengan Metode Alkaline Lysis

Variasi Analisis Dalam Mengungkap Sistematika Bakteri

Bakteri adalah mikroorganisme dengan sel yang sangat sederhana karena tidak memiliki membran nukleus (prokaryotic cell). Ukurannya yang hanya berkisar 1 mikron membutuhkan alat untuk mengamatinya yaitu dengan mikroskop maupun lup. Mengenali bakteri sangatlah penting dilakukan mengingat kehadirannya tersebar luas hampir di segala tempat (kosmopolitan) dan erat interaksinya dengan kepentingan makhluk hidup khususnya bagi manusia.
Keanekaragaman bakteri dengan ciri-ciri yang beragam pula membuka suatu cabang mikrobiologi yang membahas tentang keanekaragaman dan pengelompokan atau klasifikasi mikroba (termasuk bakteri) ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan kemiripan sifat yang dapat diamati (phenotypic relationship) ataupun berdasarkan kemiripan sekuensi gennya (penotypic relationship).

Read moreVariasi Analisis Dalam Mengungkap Sistematika Bakteri